Cahaya di atas Cahaya

Home : July 10, 2010

By. Nurmila Sari

Majidil Haram

Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS :  AL – Israa` ayat 1)

Cahaya di atas Cahaya

Wahai sahabatku…ku ingin berbagi denganmu..

Tentang kisah seseorang yang menjadi tauladan ku..

Kisah yang sangat berarti bagiku dan bagimu..

Hari itu Beliau berada dalam keadaan sedih sekali..

Sedih yang sangat mendalam, kehilangan orang-orang terkasih..

Di malam itu, Rasululloh didatangi oleh malaikat Jibril

Beliau di perjalankan menuju Sidratul Muntaha

Perjalanan spritual dalam perbaikan emosi sang Nabi..

Perjalanan itu membuahkan perintah sholat..

Ibadah yang membuat kita dekat..

Dekat pada sang Khalik..

Pemilik jagad raya, langit, bumi..

Termasuk makhluk yang ada di dalamnya..

Sudahkah kita menunaikan perintah itu??

Sudahkah kita menikmati setiap pertemuan dengan Rabb dalam sholat??

Sudahkan sholat itu benar-benar membuat kita dekat denganNYA??

Tidakkah kita ingin lebih akrab dan mesra dengan Allah SWT..

Sang pemilik Cahaya di atas cahaya..

Ingin ku petikkan Firmannya :

Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus[1039], yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya)[1040], yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya -Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu

(QS : An-Nur ayat 35)

Ya Rabb…

Hilangkan hati kami dari kesedihan

Seperti yang Engkau anugrahi pada Rasul kami

Sholat sebagai pengobat Hati

Akan rasa iri dan dengki yang bersemayam di relung ini

Isra` Mi`raj kan kami

Agar terang kehidupan ini

Menuju Ridho Ilahi


4 thoughts on “Cahaya di atas Cahaya

  1. Assalaamua’laikum’wr wb
    allahuma shalli a’laa syadina mauhammad waa’laa ahlihiwash habihi ajmain,,
    sunguh tiada lah yang kami lakukan sebagai umatmu yang Rasulullah selainmenjalankan syaria’tmu,,syafatilah kami di yaumil masyhar nanti

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s