Belajar dan Mengangkat Beban

June 16,2011

Menuntut Ilmu Sepanjang Masa

Indah sangat senang belajar bahasa Jepang. Entah apa yang menarik dari bahasa jepang…tak sedikit yang bertanya kenapa dia mau bersusah payah untuk belajar bahasa Jepang. Tak sedikit yang beranggapan bahwa Indah hanya menghabiskan waktunya dengan hal yang tidak penting karena sering menuliskan karakter yang tidak jelas yang ruwet. Alih-alih menyenangkan malah jadinya ribet….

Pertanyaan yang sering muncul adalah:

….kok belajar bahasa jepang??…

….emangnya anak sastra jepang??…

….ga susah apa menulis tulisan yang ga jelas begitu, banyak lagi..masak konsonannya cuma satu doank??…

. … itu tulisan apaan banyak banget garis-garisnya…ga pusing apa??…

Ya itu beberapa komentar yang paling sering muncul saat indah sedang bergelut dengan nihon go nya (nihon go : bahasa jepang). Tapi Indah tetap saja menekuni dunia sastra itu secara perlahan namun pasti. Tidak hanya bahasa Jepang, tapi juga bahasa Inggris dan bahasa Arab..itu kesibukannya kini. Indah bukanlah mahasiswa dari fakultas sastra yang memang bukan suatu tuntutan baginya , dia juga tidak pernah berpikir sebelumnya bahwa bahasa itu akan dia kuasainya kelak.

This slideshow requires JavaScript.

Sering indah menjawab dengan spontan “ karena saya menjadi senang dengan mempelajarinya, pengen aja gitu”…tuturnya bila di tanya mengenai kesenangannya terhadap bahasa. Namun jauh dilubuk hatinya Indah punya mimpi untuk suatu hari kelak apa yang dilakukannya dapat bermanfaat tidak hanya bagi dirinya, tapi juga orang lain secara meluas. Dan jika di izinkan ALLAH SWT dia pasti akan mendatangi negara-negara dengan bahasa yg tlah di pelajarinya..”pasti suatu hari nanti” teriakknya dalam hati membatin…

Semangat belajar indah memanglah tidak selalu membuncah. Terkadang indah juga terkena sindrom malas dalam kesehariannya. Karena selain belajar bahasa indah juga harus belajar dibidang utamanya sebagai mahasiswa fakultas farmasi..(seems to be some one I know n_n). Namun indah kembali teringat semangat “alif” dengan mantra saktinya..

“man jadda wa jadda”..(siapa yang bersungguh-sungguh,dia akan berhasil!!)

“man jadda wa jadda”…

“man jadda wa jadda”…

“man jadda wa jadda”…

ya mantra sakti “man jadda wa jadda” selalu dapat memompa kembali semangat indah untuk bangkit lagi. Ya walaupun dia sebenarnya sudah tahu dengan kalimat itu jauh sebelum dia terinspirasi oleh “alif” yang menerapkannya dengan lebih baik dan menarik. Alif adalah tokoh yang dikenal Indah saat dia membaca buku “Negri 5 Menara” karangan A.Fuadi.

Indah merasa sangat jauh tertinggal dengan “Alif” yang notabenenya juga berdarah minang dan menganggap “bahasa” susah untuk dipelajari, “just like me…he just like me…sambil mengangguk setuju dengan perjuangan alif dalam kisahnya dibuku itu. .

Manusia memang tidak bisa hidup sendiri..kita butuh orang lain yang seide, sependapat dan saling memotivasi dalam membangkitkan ruh berjuang… Karna sesungguhnya manusia diciptakan di dunia hanyalah sebagai tempat persinggahan sementara. Untuk berjuang menggapai Ridho ALLAH SWT hingga tiba saatnya kelak kita kembali ke kampung sebenarnya…akhirat.

Indah sangat senang dan bangga terhadap Buku “Negri 5 Menara” . Buku ini dirasakan sangat representatif akan keinginannya sekaligus menjadi sahabatnya secara tidak langsung, walaupun Indah tidak pernah berinteraksi dengan “Alif” secara nyata. Namun semangat belajar Alif dapat dijadikan teladan. Kelak aku akan menemui Alif dalam buku ini untuk berbagi kisah, ya walaupun aku belum sehebat alif saat ini..terbersit dalam pikirannya setelah membaca buku itu hingga halaman akhir.

Indah memang anak yang punya banyak impian. Karena dia beranggapan tidak ada salahnya memiliki mimpi, semuanya akan terlihat jelas kelak…The Dreams will be come True..

Kisah Indah hanyalah sekilas gambaran dari serentatan rangkuman dalam perjalanan hidup kita sebagai makhluk ciptaan ALLAH SWT. Sesungguhnya ALLAH lah yang mengajarkan manusia dari hal yang ketidaktahuan menjadi tahu.

وَلَمَّا بَلَغَ أَشُدَّهُ آتَيْنَاه ُُ حُكْما ً وَعِلْما ً وَكَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ 012:022

Dan tatkala dia cukup dewasa Kami berikan kepadanya hikmah dan ilmu. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik

And And when he reached his prime We gave him wisdom and knowledge. Thus We reward the good

そして、彼が彼の首相に達したときに我々は彼に知恵と知識を授けた。したがって、我々は正しい行いをする者に報いる

Maka kegiatan belajar dan mengajar adalah ibadah yang sangat bernilai tinggi dalam islam. Maka jangan sampai kegiatan menuntut ilmu membuat kita berat, dalam bentuk profesi apapun seyogyanya tidak menjadikan kita terbebani (*seharusnya dan seharusnya begini..^_^,walau sulit untuk realisasinya).

Mari kita berdo`a moga ALLAH SWT slalu meningkatkan kemampuan belajar dengan semangat yang menggebu-gebu…amin. ALLAH SWT telah menjanjikan pahala yang besar bagi siapa saja yang menuntut ilmu..

لَكِنِ الرَّاسِخُونَ فِي الْعِلْمِ مِنْهُمْ وَالْمُؤْمِنُونَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَالْمُقِيمِينَ الصَّلاَةَ وَالْمُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَالْمُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ أُوْلَائِكَ سَنُؤْتِيهِمْ أَجْرا ً عَظِيما 004:162

Tetapi orang-orang yang mendalam ilmunya di antara mereka dan orang-orang mukmin, mereka beriman kepada apa yang telah diturunkan kepadamu (Al Qur’an), dan apa yang telah diturunkan sebelummu dan orang-orang yang mendirikan salat, menunaikan zakat, dan yang beriman kepada Allah dan hari kemudian. Orang-orang itulah yang akan Kami berikan kepada mereka pahala yang besar.

But those of them who are firm in knowledge and the believers believe in that which is revealed unto thee, and that which was revealed before thee, especially the diligent in prayer and those who pay the poor-due, the believers in Allah and the Last Day. Upon these We shall bestow immense reward.


Catatan hari ini tidak bermaksud untuk mengajari siapapun karena sesungguhnya ALLAH SWT lah yang mengajarkan tiap makhluk dari ketidaktahuannya. Maka goresan kali ini hanyalah bagian dari pembelajaran dan kewajiban untuk saling mengingatkan sebagai sesama mukmin..

قُلْ إِنَّمَا الْعِلْمُ عِنْدَ الَّهِ وَإِنَّمَا أَنَا نَذِير ٌ مُبِين 067:026

Katakanlah: “Sesungguhnya ilmu hanya pada sisi Allah. Dan sesungguhnya aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan”

The knowledge is with Allah only, and I am but a plain warner

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s