Wallaki- TeriAkan di Kandank Jurank Dik Doank

Pagi hari itu ditengah kota Jakarta yang sumpek dan penuh kemacetan kami memutar arah motor kami ke lokasi yang di inginkan. Rencana bertemu dengan salah seorang sahabat dari negeri lain benua, setelah beberapa kali gagal karena kesibukan. Roda motor kami terus saja berputar menyusuri jalanan di kota metropolitan ini..sudah hampir 1 jam lebih tapi alamat itu tak jua kami temukan. Setelah bertanya dibeberapa tikungan tibalah kami di lokasi yang dimaksud. Tak di sangka kami tiba di lokasi yang sangat asri dan menyejukkan. Hamparan rumput hijau dan sawah terlihat di area itu, lengkap dengan berbagai fasilitas hiburan outbond dan aneka permainan alam. Ya sungguh menyenangkan hati saat  berada di “Kandank Jurank Dik Doank (KJD)” ,ya KJD mereka menyebutnya.

 Menurut Dik Doank …

“Semua hal yang ada di Sekolah Alam “Kandank Jurank Doank” sekarang ini adalah sebuah proses perjalanan panjang yang bisa terwujud karena mimpi. Bukan karena kebetulan atau malas-malasan. Apalagi sebuah pencapaian secara instan. Seorang ilmuwan seperti Thomas Alfa Edisson membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk membuktikan keilmiahan dari hasil penelitiannya. Seperti halnya gerak seorang pemain akrobatik adalah sebuah gerak yang dilakukan berulang-ulang, beratus, beribu, atau bahkan berjuta kali sampai benar-benar bisa menyatu dengan tubuh pemain akrobatik tersebut”.

Kisah lengkap tentang KJD bisa dibaca sendiri di sini, dan tulis langsung oleh Dik Doank. Sangat inspiratif dan menggugah pastinya !!!

KJD terletak di kampung sawah, ciputat-Jakarta Selatan. Aku merasa menemukan harta karun di tengah kota Jakarta. Sebagian besar  penghuni Jakarta menghabiskan waktu luang mereka dengan mengunjungi pusat perbelanjaan (mall) dan taman hiburan. Bila ingin menikmati alam maka Bogor atau Bandung  merupakan kota tujuan utama. Dengan adanya KJD maka tidak usah repot-repot lagi untuk melakukan perjalanan ke luar kota, semua deh ada di sini, dan yang paling penting sangat ekonomis –tidak di pungut bayaran…(ini Tips Hemat bulan ini untuk mengisi liburan sekolah  ^_^)

Setibanya disana sahabat ku ini tengah mengisi acara di KJD dengan penuh semangat. Berkemeja pendek warna cream dan bercorak abstrak, celana jeans, topi ala koboy dan tak lupa sebuah kaca mata hitam menghiasi wajahnya.  Di iringi tepuk tangan dari  para penonton, dia memetik dawai-dawai pada gitar yang melingkar di tangannya. It`s SHOW TIME !!!

Lagu “suara alam” mengalun merdu di alam Kandang Jurank Dik Doank saat kami tiba. Terlihat beberapa musisi tengah beraksi di panggung itu. Satu persatu mereka menampilkan karya yang sangat easy listening dan pantas untuk di nikmati. Sungguh kolaborasi yang apik dari para musisi dari KJD, Dik Doank, Egy Fedly, Rizal Abdul Hadi dan Wallaki !!!

Wallaki adalah musisi dari benua Australia, ya sahabat yang ku maksud di atas .We call him “Nick”. Nick memakai nama wallaki dalam tiap performancenya. Sikapnya yang ramah dan friendly , sudah pasti menjadikan Nick pribadi yag sangat mudah untuk segera di sukai. Terlihat dari beberapa penonton  berlari kecil menghampirinya usai acara sambil menyodorkan buku atau secarik kertas untuk sebuah tanda tangannya. Ada juga yang sekedar mendekatinya untuk “little talk” alias chit chat, ini tidak sulit untuk dilakukan berhubung Nick bisa berbahasa dengan cukup baik.

Setelah mengambil foto ini, kami (Wallaki n saya) baru membaca bahwa ada larangan untuk foto di Vespa yg penuh sejarah ini..Uup..maaf mas Dik Daonk ^_^

Kemudian Nick berjalan ke arah kami dan berucap “thank`s for your coming adik”..sambil senyum cengengesan kami pun membalas ungkapannya tersebut. Dia menuntun kami ke arah gerombolan musisi untuk diperkenalkan. Secara berurutan Rizal Abdul Hadi lalu om Dik Doank..keduanya pribadi yang berbeda namun sangat terbuka.

Dik Doank adalah musisi kawakan dan sudah sangat well known dikalangan masyarakat Indonesia. Pribadi yang humble, apa adanya dan penuh kreatifitas !!

om Dik Doank

Rizal Abdul Hadi adalah musisi dengan tampilan rambut keriting gondrong, berkaca mata. Alat musik  dari bambu sepanjang 15-20 cm yang memiliki lubang sirkulasi udara menjadi ciri khasnya.

Rizal Abdul Hadi

Egy Fedly, awalnya ku kenal sebagai pemain antagonis dalam beberapa tayangan di TV, namun beliau juga ternyata seorang musisi hebat dengan suara indah. Memainkan gitar sambil meniupkan harmonika!! Aku sangat senang dengan teriakan harmonika, apapun bunyinya..^_^

om Egy Fedly

Menurutku para seniman yang baik adalah seniman yang tidak memaksakan..memaksakan orang lain untuk menyukai apa yg mereka suguhkan. Namun seniman yang  sangat baik adalah seniman yang mampu membuat orang lain menyukai apa saja yang mereka tampilkan. Aku adalah orang yag tidak berdarah seni ..tidak bisa menyanyi,menari,  melukis, memainkan musik apalagi acting..it`s not in my blood..tapi ke 4 musisi ini (Wallaki, Dik Doank, Egy Fedly dan Rizal Abdul Hadi) mampu membuat saya menjadi suka dengan seni yang mereka suguhkan. Two thumbs up for them…!!!

2 thoughts on “Wallaki- TeriAkan di Kandank Jurank Dik Doank

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s